Minggu, 08 Maret 2020

Menulis membuat kita jadi celeb literatif

Resume 3
 Oleh HINDUN
Jumat, 6 maret 2020
 Tema : Belajar Menulis Setiap Hari di Media Sosial dan Diterbitkan Menjadi Buku Yang Menarik Nara Sumber: Bapak Dudung Nurulah Koswara (DNK)


Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. (https://sosmedkini.wordpress.com/pengertian-media-sosial/). Jejaring sosial merupakan situs dimana setiap orang bisa membuat web page pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan komunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain Facebook, Path, Instagram, myspace dan twitter. Jika media tradisional menggunakan media ceak dan media broadcast, maka media sosial menggunakan internet. Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpartisipasi dengan member kontribusi dan feedback / umpan balik secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Contoh Media Sosial (https://sosmedkini.wordpress.com/contoh/)

 Berikut ini adalah 10 jenis jejaring sosial / media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat :

1. Facebook Jejaring sosial ini memiliki 1 miliar pengguna. Terbesar di jagad raya ini untuk urusan pengguna. Facebook bukan hanya jejaring sosial, Mark Zuckerberg menyuntikan beberapa platform lain di situs ini. untuk mengunjunginya www.facebook.com
2. Twitter Microblogging ini memiliki setengah miliar pengguna atau hampir setengah pengguna Facebook. Didirikan tahun 2006, Twitter cepan mendapat hati di kalangan netizen khususnya pengguna mobile. www.twitter.com
 3. Google+ Google pun tergiur ikut terjun di jejaring sosial. Kini media sosial ini memiliki 400 juta pengguna. Google+ terkenal dengan fitur Hangout-nya.plus.google.com
4. LinkedIn Jejaring sosial ini dikenal sebagai jejaring sosial pekerja profesional. Menghubungkan antar profesional maupun dengan brand atau perusahaan. Kini miliki 175 juta pengguna. linkedin.com
5. Instagram Jejaring sosial ini memiliki harga fantastis, 1 miliar dolar. Tak hanya sebuah jejaring sosial, Instagram juga sebagai aplikasi pengolah gambar. Saat ini miliki 100 juta pengguna.instagram.com
6. Flickr Situs berbagi foto ini kini miliki 75 juta pengguna. Flickr masif digunakan di kalangan pecinta fotografi.flicker.com
7. Foursquare sebuah situs web jejaring sosial berbasis lokasi yang bergantung pada perangkat lunak untuk peralatan bergerak. https://id.foursquare.com
8. Path Disebut sebagai smart jounal online, Path tetap menghubungkan pengguna dengan keluarga, kerabat, dan sahabat. Saat ini miliki 5 juta pengguna.
 9. Youtube sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005.
10. Yahoo Mail Yahoo! Messenger (sering disingkat “Y!M” atau “YM“) merupakan program pengirim pesan instan populer yang disediakan oleh Yahoo!.

 Pengantar dari Nara Sumber : 

Bagi Saya pribadi mengapa saya menulis?
 Pertama menulis itu mengalirkan perspektif kita tentang sesuatu. Mengasah artikulasi tentang suatu hal. Menulis tidak harus baik namun setidaknya kita dapat melihat sejauh mana kebodohan bahkan potensi kita dalam menulis. Narasi yang kita tulis adalah cermin literatif kita.

 Kedua menulis itu bisa menjadi ekspresi perlawanan kita tentang sesuatu yang menurut kita tak adil atau ada ketidakadilan. Penulis adalah ksatria pembela kebenaran, pedangnya adalah pena atau jari kita.

 Ketiga menulis itu narcis literatif. Kalau kita hanya selfie selfie saja semua orang juga bisa. Anak SD juga ahli, namun menulis itu sangat seksi, mengapa? Karena menulis itu hal yang gampang tapi dianggap sulit. Ini anggapan sesat yang menyebabkan ribuan orang tak menulis.


 Ini dua tulisan terbaru, yang dimuat di koran radar jawa barat berjudul Pentingnya AMS saat ini dan Guru bukan begal motor !!! . Sebaiknya kita tulis juga yang masih anget biar idenya lebih anget juga. Tulisan itu tak bagus yang bagusnya adalah memanfaatkan momentum dan emosi kehormatan guru. Walau Saya pun siap dihujat oleh ratusan pembela keluarga korban. Tentu dalam tekanan juga, tapi risiko itu Saya ambil, sepaket dengan dukungan guru. Prioritas adalah kehormatan guru. Itu tulisan asalah serangan udara bagi oknum penyidik dan siapa pun yang lecehkan guru... Literasi pembelaan. Menulis Adalah Bela Diri. Bukan pencak silat atau senjata tajam untuk bela diri dan profesi, tulisan lebih jleb. Kalau ada yang gak suka, tersinggung atau tersentuh bagus, artinya sudah mulai ada konsumen. Cinta balas cinta, tulisan balas dengan tulisan. Menulis membuat kita jadi celeb literatif. Selama tidak SARA dan menghina personal plus data lengkap, maju terus pantang tidur

 Kesimpulan Supaya tulisan dibaca orang lain:
1. Teruslah menulis di media sosial ,semakin banyak yang dishare, semakin banyak yang baca, lalu kumpulkan bisa dijadikan buku yang menarik
2. Kunjungi blog orang lain dan berikan komentar, maka nanti akan mendapat kunjungan balik.
3. Mulailah menulis dari hal-hal yang sederhana, misalnya resep masakan, lalu lintas di pagi hari, kegiatan dengan keluarga, dengan siswa disekolah dll.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar